Kisah ini bermula dengan hilangnya Manda dan Rino reporter dari sebuah perusahaan televisi Korea yang meliputi kegiatan perusahaan-perusahaan Korea di luar negeri.pembangunan sebuah lapangan Golf yang akan dibangun diareal hutan yang memotong areal Angkerbatu,ditentang oleh masyarakat setempat yang menghawatirkan pembabatan hutan ini akan mengganggu ketentraman para “penunggu” hutan Angkerbatu dan akan mempengaruhi kehidupan masyarakat yang tinggal disekitarnya.
Malam itu juga,tim news Voice of Korea,Yadha (produser), kanaya (repoter) dan warno (Supir) segera menuju Angkerbatu untuk mencari rekan mereka yang hilang.sesampainya dilokasi, mereka bertemu dengan Mr.Kim,pimpinan proyek PT Dae sung Perkasa, yang terlihat sangat ketakutan dan mengajak mereka untuk segera menuju ke hotel.Ternyata,situasi yang mereka dapati jauh lebih buruk dari yang mereka duga. Sebagian besar penduduk kota itu lenyap bagai di telan bumi, mereka hanya menemukan sebuah kota kosong. Sesuatu telah terjadi disini, sesuatu yang tidak pada tempatnya dan kabutpun mulai turun perlahan menyelimuti Angkerbatu.
Akibat mencuci muka dengan air dari daerah tersebut, mereka kini dapat melihat mahluk-mahluk yang telah menguasai kota itu.Nampak pak Gondo yang menjadi sesepuh daerah paling mengerti terhadap resiko kegiatan penebangan hutan itu, Yudha dan kawan – kawan harus mencari pak Gondo untuk membantu mencari teman mereka.